Tuesday, December 4, 2018

Cara Setting Teamviewer

1. buka icon aplikasi Team Viewer di komputer kamu. tauu kan?? ada yang gak tau juga? kebangetan deehh :P, ya udah ini langkahnya Klik Start > All Program > Team Viewer. gitu aja kok repot sih. haha
2. setelah terbuka, langsung pilih Extras > Option


3. muncul jendela "Team Viewer Option" ya iya lah, kan tadi kliknya Option.wkwkk


pada tab "General". beri nama dulu, agar tidak salah dan sudah akrab di telinga mameen sekalian. pada text box "Your Display Name" isilah nama yang sesuai keinginan para mamen sekalian. sebagai contoh, ane isinya "PC Server".  lihat pada tulisan "Connection in local network (via IP Address)" di bawahnya akn ada tulisan "Incoming LAN Connections" ambil yang "Accept" artinya setuju yee. and jangan buru-buru klik OK dulu, ada yang lain lhoo. ingin tau kan pastinyaa.

4. masih halaman yang sama dengan nomor 3. hanya beda pada tab "Security" artinya keamanan. bukan ada satpam disini atau hansip ya. tapi untuk menjaga keamanan komputer kamu itu. buat password "Permanent password for the unattended access" usahakan paswordnya mudah diingat oleh kamu ya. sama pada tulisan "Access Control" dipilih Full Access aja. baru kali ini klik OK mamenn.


5. sebenarnya gampang sih. pengaturannya cuma sampe situ aja. ane bonusin deh dengan cara koneksinya yaa.

6. muncul Remote Control, untuk melakukan pengendalian pada teman/ klien/ partner anda pilih yang Remote Control yah kemudian isikan Partneer ID, kamudian masukkan passwordnya yah (didapat dari partner ID kamu). karena hanya da tombol Log On dan Cancel, pastilah untuk masuk klik Log On.



7. Tunggu sebentar, koneksi sedang berjalan. nantinya akan muncul halaman desktop komputer klien / partner pada desktop kamu.


8. selanjutnya, selesaikan pekerjaan kamu ya.

begitulah cara setting pada Team Viewer untuk komputer. Apabila ada salah kata yang kurang berkenan, ane pribadi mohon maaf, karena belajar sambil tertawa itu hal yang asyik dan mudah memahaminya karena perasaan senang akan mudah dalam mengerti sesuatunya. selanjutnya, ane akan membahas mengenai Cara Remote PC dengan Ponsel Android.

Cara Setting Acces Point

  1. Memasang semua perangkat pendukung agar Access Point tersebut dapat berfungsi. Seperti memasang antenna, kabel power, dan menghubungkan kabel jaringan pada Access Point dengan komputer yang digunakan untuk mensetting Access Point.
  2. Melakukan setting Acces Point yang pertama harus dilakukan adalah mengetahui IP, Username, dan Password dari Access Point tersebut. Keterangan tersebut biasanya berada pada bagian belakang Acces Point atau pada kotak kardusnya.
    IP                          : 192.168.0.254
    Username              : admin
    Password               : admin
  3. Setting IP pada PC yang digunakan untuk setting Access Point. IP pada Access Point diatas adalah 192.168.0.254, maka kita harus menggunakan IP yang mempunyai Network ID yang sama dengan IP Access Point. Saya disini menggunakan IP Address 192.168.0.199 , Subnet Mask : 255.255.255.0
    gambar 3.1 : pilih Access Point yang akan kita gunakan
    gambar 3.2 : klik connect, agar dapat terkoneksi ke Access Point tersebut

    gambar 3.3 : pilih Yes

    gambar 3.4 : sekarang telah terkoneksi

    gambar 3.5: klik kanan pada icon Network

    gambar 3.6: pilih Access Point yang akan kita gunakan, connect-an ke Access Point tersebut
    gambar 3.7: Pilih Properties
    gambar 3.8 : Double klik pada Internet Protocol Version 4
    gambar 3.9 : Atur IP Address dan Subnet Mask seperti pada gambar diatas. IP Address 192.168.0.199 , Subnet Mask : 255.255.255.0. Setelah itu klik OK
    Setelah semua setting IP pada PC selesai klik OK
  4. Setelah setting alamat IP, langkah selanjutnya yaitu membuka browser (Google Chrome, Internet Exploler,Mozilla Firefox, dll) . Saya disini menggunakan browser Google Chrome.
  5. Masukan IP pada address bar browser (192.168.0.254)
  6. Kemudian akan muncul sebuah kotak dialog Authentication Required, diminta memasukan Username dan Password. Inputkan sesuai data yang diatas yaitu Username: admin & Password: admin. Setelah itu klik Log In
    1. Muncul pesan Welcome, meminta persetujuan terhadap syarat-syarat penggunaan. Ceklis pada bagian check-box bahwa kita menyetujuinya, lalu klik Login.
    2. Akan muncul halaman AP berupa Quick Setup , kita pilih Next
    3. Pada menu Quick Setup – Operation Mode kita pilih yang Access Point, setelah itu klik Next
    4. Pengaturan Quick Setup – Wireless
      Pengaturan yang perlu dilakukan adalah pengaturan SSID. SSID adalah Service Set Identifier, tempat untuk mengisi nama wireless Access Point yang kita buat, bisa dikatakan SSID adalah nama jaringan yang akan muncul di PC saat kita mencari sebuah wireless . Biasanya SSID setiap wireless point yang di buat berbeda – beda. Saya disini mengatur SSID dengan nama kelompok1.
      Kemudian kita akan mengatur Region, Trasmission power, wireless security. Region atau daerah kita pilih Indonesia . Nah ketika memilih Transmission power biasanya yang tersedia tergantung pilihan dari Region yang kita pilih, saya memilih yang 27dBm.Untuk Wireless Security Mode saya pilih yang Most Secure, agar lebih aman. Setelah itu isi Wireless Password sesuai keinginan kita agar tidak semua orang dapat menggunakan access wireless ini.
      Setelah selesai mengaturnya klik Next
    5. Pengaturan Quick Setup – NetworkPada DHCP Server kita Enable-kan agar perangkat yang terhubung dengan Access Point ini mendapatkan IP Address secara otomatis tanpa perlu kita atur secara manual. Setelah selesai mengaturnya klik Next
    6. Setelah kita melakukan Quick Setup setup, muncul status-status pengaturan yang telah kita buat, apabila telah benar kita lakukan Reboot. Reboot berfungsi agar semua setting yang telah kita lakukan dapat tersimpan dalam Access Point. Jika ada yang ingin diatur ulang kita bisa memilih Back. 
      Pilih OK
    7. Tunggu hingga proses Restarting selesai dilakukan
    8. Apabila proses Restarting telah selesai maka, halaman pada browser akan secara otomatis merefresh
    9. Status Pengaturan Access Point TP-Link
    10. Taaaaraaaaaaaaammmm Access Point dengan SSID kelompok1 telah berhasil dibuat.
    11. Lakukan pengetesan jaringan Access Point yang baru dibuat. Gunakan sebuah PC/Laptop lain untuk mengakses jaringan wireless dengan nama kelompok1.

KONFIGURASI FTP SERVER DENGAN XAMPP

1. Penjelasan FTP
    File Transfer Protocol (FTP) adalah suatu protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar file dalam suatu network yang menggunakan TCP koneksi bukan UDP. Dua hal yang penting dalam FTP adalah FTP Server dan FTP Client. FTP server adalah suatu server yang menjalankan software yang berfungsi untuk memberikan layanan tukar menukar file dimana server tersebut selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat permintaan (request) dari FTP client.


    FTP client adalah computer yang merequest koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar menukar file. Setelah terhubung dengan FTP server, maka client dapat men-download, meng-upload, merename, men-delete, dll sesuai dengan permission yang diberikan oleh FTP server.
      Tujuan dari FTP server adalah sebagai berikut :
  • Untuk tujuan sharing data
  • Untuk menyediakan indirect atau implicit remote computer
  • Untuk menyediakan tempat penyimpanan bagi user
  • Untuk menyediakan transfer data yang reliable dan efisien
1.2 Penjelasan FileZilla 
    FileZilla atau juga dikenal dengan sebutan FileZilla Client, adalah salah satu software FTP gratis, open source, cross-platform. Binari tersedia untuk Windows, Linux, dan Mac OS X. Software ini mendukung FTP, SFTP, dan FTPS (FTP di SSL/TLS). Sejak 5 Maret 2009, software ini adalah software kelima yang paling banyak diunduh sepanjang masa dari SourceForge.net. FileZilla Server adalah produk lain dari FileZilla Client. Ini adalah server FTP yang didukung oleh proyek yang sama dan fitur-fitur dukungan untuk FTP dan FTP melalui SSL / TLS. Kode sumber FileZilla ditaruh pada SourceForge.net. Proyek ini tampil sebagai Proyek Bulan Ini pada bulan November 2003. 


Fitur utama dari Filezilla adalah:
  • Site manager (Manajer situs) Mengizinkan pengguna untuk membuat daftar situs FTP beserta data koneksinya, seperti nomor port yang akan digunakan, protokol yang digunakan, dan apakah akan menggunakan log anonim atau normal. Untuk log normal, nama pengguna dan kata sandinya akan disimpan. Penyimpanan kata sandi adalah opsional.
  • Message log (Log pesan) Ditampilkan di bagian atas jendela. Fitur ini menampilkan output berjenis konsol (console-type) yang menunjukkan perintah yang dikirim oleh FileZilla dan respon yang diterima dari server.
  • File and folder view Ditampilkan di bawah pesan log (Message log), menyediakan sebuah tampilan grafis antarmuka untuk FTP. Pengguna dapat menavigasi folder serta melihat dan mengubah isinya pada komputer lokal dan server dengan menggunakan tampilan antarmuka gaya Explorer. Pengguna dapat men-drag dan drop file antara komputer lokal dan server.
  • Transfer queue (Transfer antrian) Ditampilkan di sepanjang bagian bawah jendela, menunjukkan status real-time setiap antrian atau transfer file yang aktif.
(dikutip dari http://id.wikipedia.org/wiki/FileZilla_Client)

2. Langkah - Langkah Konfigurasi
1. Pastikan XAMPP sudah ada atau terinstall dalam PC. Kemudian PC telah terhubung pada jaringan internet.
2. Kemudian buka XAMPP control panel, kemudian klik start untuk modul Apache, MySQL, dan FileZilla. Kemudian klik admin pada modul FileZilla.


3. Maka akan muncul tampilan seperti berikut :


Catatan :
Server Address dan Port mengikuti default aja dan centang pada Kotak Always connect to this server.
4. Kemudian klik OK, maka akan muncul tampilan berikut :


5. Kemudian pilih Edit lalu pilih users, maka akan muncul tampilan berikut :


Dari gambar diatas selanjutnya tambahkan user dengan meng-klik Add kemudian isi kolom pada Add user account, kemudian klik OK. Jika ingin menggunakan password maka centang pada kotak password dengan masukkan passwordnya seperti tampilan berikut :


6. Kemudian pilih Shared folders, lalu pilih Add pada menu Shared Folders (bukan Add Users), kemudian akan muncul Pilihan folder yang akan kita kirim nantinya, lalu pilih OK.


7. Jika telah berhasil, maka akan muncul seperti tampilan berikut :


8. Untuk selanjutnya mengakses data yang dishare oleh FTP dengan cara membuka browser kemudian ketikkan ftp://alamat ip pc atau ftp://172.18.13.78. 


9. Masukkan User Name dan Password sesuai dengan yang disetting sebelumnya. Seperti tampilan berikut :


10. Jika berhasil, maka akan tampilan pada browser seperti tampilan berikut :


11. Folder atau file yang terdapat pada ftp server diatas telah dapat diakses.